Pantai Modangan Malang Jawa Timur

Pantai Modangan Malang Jawa Timur – Kota Malang dikenal menyimpan banyak pantai yang indah. Pantai-pantai eksotik itu membentang mulai dari perbatasan dengan Blitar hingga perbatasan dengan Lumajang. Karena banyaknya pesisir tersebut, Kabupaten Malang pun dijuluki sebagai ‘kota seribu pantai’. Salah satu pantai di kota apel yang menawarkan keindahan nan alami yaitu Pantai Modangan.

Pantai Modangan Malang Jawa Timur
Pantai Modangan Malang Jawa Timur

Pantai Modangan Malang Jawa Timur

Pantai Modangan meyajikan keindahan panorama pantai yang masih alami, asri dan sangat bersih. Hal ini dikarenakan Pantai Modangan masih belum banyak tersentuh tangan manusia.

Walaupun tergolong sebagai Pantai Selatan, namun pantai Modangan tidak banyak batuan karang yang tersebar di tengah maupun di bibir pantai sebagaimana ciri dari pantai selatan. Ombaknya bergulung sangat besar. Sesekali gulungan ombak terhempas ke batuan andesit sehingga menciptakan semburan air pantai yang cukup tinggi dan turun menjadi titik-titik air.

Lokasi


Pantai Mondangan berlokasi di daerah perbatasan antara Kabupaten Malang dengan Kabupaten Blitar, yakni lebih tepatnya berada di Dusun Kalitekuk, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo – Kabupaten Malang atau berada 65 km dari arah barat pusat Kota Malang.

Wisata

Begitu tiba di Pantai Modangan, Anda akan menemukan keindahan alam berupa pasir putih, pantai yang masih alami, ombak yang cukup besar, serta bebatuan warna hitam. Melihat sunset atau matahari tenggelam di pantai ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang mengunjungi Pantai Modangan. Keistimewaan Pantai Modangan ini adalah juga sering dijadikan tempat untuk melihat hilal (menentukan awal puasa dengan melihat posisi bulan).

Pantai Modangan juga memiliki karakteristik ombak yang indah. Deburan ombak yang menghantam tebing-tebing karang tampak semakin menambah keeksotisan pantai. Suasananya yang tenang pun dapat membuat wisatawan betah berlama-lama di pesisir Malang selatan ini.

Pantai berpanorama menawan tersebut dihiasi dengan bebatuan yang berbeda dengan batuan karang. Jika batuan karang pada pantai lainnya memiliki struktur lubang pada batuannya, namun berbeda dengan batuan pada Pantai Modangan. Batuan di pantai tersebut memiliki motif kotak-kotak dan bertekstur menonjol dan garis-garis. Batuannya lebih mirip seperti batuan andesit berlapis. Bebatuan tersebut konon merupakan bentukan dari lahar gunung berapi yang telah membeku. Batu-batu tersebut hanya terdapat di bagian tepi, dekat bukit ladang warga dan pada sudut bibir pantai.

Tidak hanya bebatuannya yang berbeda, keunikan lain hadir pada pesona pantai yang menyerupai ciri khas pantai Kepulauan Hawai. Pantai Modangan dikenal sebagai Hawai karena terdapat tebing dan bukit yang melingkari garis bibir pantai Modangan. Tak ayal pantai tersebut juga dikenal sebagai Hawai di kabupaten Malang. Terlebih jika panorama Modangan diabadikan dalam bentuk foto yang diambil dari atas, maka akan jelas tampak seperti kepulauan Hawai.

Eksotika Pantai Modangan tidak diragukan lagi. Pasir pantainya yang putih, serta panorama alami di sekitarnya, menjadi daya tarik utama Pantai Modangan. Di sebelah kiri pantai merupakan area pasir putih yang lembut dan bersih. Sedangkan di sebelah kanan pantai terdapat bebatuan atau kumpulan batu yang hitam dan indah dan terdapat sebuah muara yang airnya jernih.

Sejarah

Nama Modangan berasal dari pemberian pasukan Pangeran Diponegoro yang pernah tinggal di sana. Setelah berakhirnya Perang Diponegoro banyak pasukannya yang menyembunyikan diri di sepanjang pantai selatan Pulau Jawa. Pantai Modangan menjadi pilihan berlindung karena lokasinya memang cukup terisolasi. Ketika itu, sekitar tahun 1850-an, ratusan orang yang bersembunyi melakukan makan bersama di hutan yang berada di bibir pantai. Berawal dari makan-makan bersama itulah, akhirnya mereka menamakan pantai tersebut dengan “modangan” berasal dari kata madang. Ini adalah bahasa Jawa lama yang berarti makan bersama-sama.

Selain digunakan sebagai tempat wisata, pantai Modangan juga sering digunakan sebagai tempat untuk berkemah bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana matahari tenggelam di sore hari. Keistimewaan lain dari Pantai Modangan ini adalah sering dijadikan tempat untuk menentukan awal puasa dengan melihat posisi bulan atau yang sering disebut hilal. Di sekitar areal pantai terdapat pula perbukitan yang biasa digunakan sebagai tempat berlatih Korps BRIMOB. Medan Pantai Modangan yang berupa kontur berbatu Cadas juga dimanfaatkan pengunjung untuk olah raga pemacu adrenalin, seperti motor cross.

Di area pantai terdapat pula sungai kecil di sekitaran pantai. Sungai yang oleh warga sekitar dinamakan Sungai Modangan tersebut biasa digunakan untuk irigasi ladang-ladang warga. Airnya pun jernih, walaupun tidak begitu segar, namun cukup untuk membersihkan diri setelah puas bermain air di pantai. Sungai yang masih penuh dengan batu-batu sebesar tubuh sapi tersebut bermuara akhir di Pantai Modangan.

Untuk menikmati panorama pantai Modangan yang indah tersebut para pengunjung tidak dipungut tiket masuk alias gratis.

Fasilitas

Layaknya perawan, pantai ini tampak belum banyak manusia modern yang menjamahnya. Satu-satunya sampah yang ditemui hanyalah kayu-kayu lapuk yang terbawa arus ombak, dan tentu saja, karena pantai ini masih belum dieksploitasi manusia modern, maka jangan berharap kita dapat menemui toilet, warung, apalagi penginapan. Pantai Modangan Malang Jawa Timur tersebut masih murni kelolaan Tuhan sehingga tidak perlu merogoh kocek untuk memasuki dan menikmati eksotisnya kawasan pantai ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *